••••Selamat Datang di Info Kita Saja Blog••••
Terbaru Hari Ini
print this page
Postingan Baru
Tampilkan postingan dengan label Penomena Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penomena Alam. Tampilkan semua postingan

Ilmuwan Prediski Reptil Akan Meraksasa Gara-gara Pemanasan Global

Suhu Bumi diprediksi terus meningkat. Jika suhu Bumi terus meningkat dengan kecepatan alami dan dengan habitat yang terjaga, reptil yang mendiami Bumi saat ini bisa berkembang menjadi raksasa. Alias, masa Jurrasic bisa terulang lagi. Kadal kecil bisa berevolusi menjadi seukuran komodo.


Patricia Holroyd, palentolog Museum of Paleontology, UC Berkeley, mengungkapkan hal tersebut berdasarkan apa yang dilihatnya pada kadal raksasa yang ditemukan oleh ilmuwan University of Iowa dan Duke University di Myanmar pada tahun 1970-an dan dideskripsikan sebagai spesies baru oleh ilmuwan University of Nebraska-Lincoln tahun ini.

Kadal raksasa tersebut adalah Barbaturex morrisoni. Nama kadal itu diambil dari nama anggota band The Dorrs, Jim Morrison. Kadal itu memiliki skin flap yang menjadi petunjuk bahwa makhluk tersebut merupakan herbivora. Ukuran panjang spesies tersebut mencapai 6 meter dengan berat 68 pound.


Barbaturex morrisoni hidup sekitar 40 juta tahun lalu. Menurut ilmuwan, temperatur saat itu jauh lebih panas dari temperatur Bumi saat ini. Faktor temperatur inilah yang membuat Holroyd berpikir bahwa di masa depan reptil bisa tumbuh besar lagi.

Menurut Holroyd, seperti diberitakan Daily Mail, Kamis (11/7/2013), temuan Barbaturex morrisoni memberi petunjuk bahwa meningkatnya temperatur bisa membuat hewan berdarah dingin, seperti kadal, dapat tumbuh menjadi raksasa dengan diet tumbuhan.

"Yang menarik adalah ini merupakan contoh gigantisme pada kadal herbivora, yang menunjukkan bahwa jika Anda reptil dan vegetarian, anda perlu memiliki lingkungan hangat," ungkap Holroyd.

"Kami berpikir bahwa iklim hangat pada saat itu memungkinkan terjadinya evolusi hewan berukuran besar dan kemampuan kadal pemakan tumbuhan untuk mengalahkan mamalia," tambah Jason Head, paleontolog vertebrata dari University of Nebraska-Lincoln.

Suhu Bumi memang diprediksi terus meningkat. Saat ini banyak ilmuwan yang memprediksi bahwa akan ada banyak spesies yang punah bila temperatur meningkat.

Akankah beberapa reptil nantinya justru diuntungkan oleh kenaikan suhu, berkembang besar, serta mendominasi seperti apa yang dikatakan Holroyd? Kita masih perlu menunggu. Namun sepertinya, kenaikan suhu harus dicegah karena akan merugikan lebih banyak makhluk hidup. Jadi, kalau pencegahan berhasil, terulangnya zaman Jurrasic takkan terjadi.  (KOmpas)
0 komentar

Ilmuwan Butuh Satu Juta Poundsterling untuk Cari Alien

Sekelompok ilmuwan Inggris memiliki misi baru untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di luar bumi. Penyelidik dari 11 universitas dan badan ilmiah yang berbeda mulai mengatur misi pencarian sosok yang dalam film fiksi ilmiah digambarkan sebagai makhluk kecil berwarna hijau.

Ilmuwan Butuh Satu Juta Poundsterling untuk Cari Alien

Kelompok yang menamai diri mereka UK Search for Extraterrestrial Intelligence (Seti) Research Network mengadakan pertemuan formal pertamanya pada Jumat (5/7/2013) di University of St Andrews. Diskusi ini adalah yang pertama kali digelar oleh sekelompok ilmuwan Inggris untuk membahas pencarian alien sejak tahun 2010. Saat ini, mereka perlu menyusun bagaimana cara mereka untuk mendanai misi ini.


Selama ini, AS adalah negara yang menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk mencari alien daripada negara lain. Namun, uang itu didapatkan dari dana pribadi, bukan uang hasil pembayaran pajak. Donatur yang terlibat dalam pendanaan US Seti Institute antara lain William Hewlett, David Packard, dan Gordon Moore.

Alan Penny, koordinator UK Seti Research Network, menyatakan jika kelompoknya akan meminta bagian dari anggaran ilmu pengetahuan Pemerintah Inggris. Sir Martin Rees dari English Royal Astronomer akan bertindak sebagai pelindung dan berharap mendapatkan dana 1 juta poundsterling dari dana tahunan tersebut.

"Jika kita mampu mendapatkan satu bagian di 200—setengah persen dari uang yang ada saat ini, kita akan mampu untuk membuat perbedaan luar biasa. Kita akan sebanding dengan usaha yang dilakukan Amerika," kata Penny seperti dikutip The Register.

"Saya tidak tahu apakah terdapat alien di luar sana, tetapi saya nekat untuk mencarinya. Sangat mungkin bila kita hidup sendiri di alam semesta. Coba pikirkan implikasinya, jika kita benar-benar sendirian, seluruh tujuan pada alam semesta ada dalam kita. Namun, bila kita tidak sendirian, hal itu merupakan jalan lain yang menarik," tambahnya.

Dalam pertemuan pertamanya itu, UK Seti Research Network mendiskusikan cara-cara untuk melakukan pencarian. Eamonn Ansbro, seorang astronom Irlandia, memberikan saran untuk mencermati lebih dekat lingkungan yang ada di sekitar Bumi untuk mencari alien. Anders Sandberg kemudian melakukan analisis dari teori permainan "skenario penyelidikan mematikan", di mana sebuah alien sosiopat mengirimkan robo-drone untuk menghancurkan sebuah peradaban di tempat yang mereka datangi.

Banyak dari peneliti Seti sebelumnya yang mengandalkan sinyal radio untuk menangkap suara dari peradaban yang berada sangat jauh dari bumi. Teleskop Lovell milik Jodrell Bank Center for Astrophysics sebelumnya telah digunakan dalam proyek Seti mencari alien secara komersial.

Meskipun lembaga donor yang tengah kekurangan uang Inggris belum pasti akan menyerahkan uang tunai untuk memburu alien, Tim O'Brien, pemimpin asosiasi Jodrell Bank, mengatakan bahwa ada langkah yang lebih murah dan mudah yang bisa dilakukan, yakni dengan membonceng proyek lain.

Sebagai contoh, Jodrell Bank sekarang bergabung dengan jaringan tujuh teleskop radio di seluruh Inggris dalam proyek e-Merlin. Proyek ini digunakan untuk penelitian fenomena ilmiah penting, seperti pembentukan bintang dan lubang hitam. Teleskop yang terhubung dengan Jodrell Bank melalui serat optik ini efektif untuk memungkinkan mereka bekerja secara simultan.

"Anda bisa mencari secara kebetulan. Jika teleskop sedang mempelajari kuasar, misalnya, kita mendukungnya dan menganalisis data untuk mencari berbagai jenis sinyal astrofisika tidak alami yang menarik perhatian astronom yang mungkin saja berhubungan dengan alien. Penelitian dengan cara ini akan membuat penelitian yang dilakukan Seti menjadi gratis," kata O'Brien.

"Ada miliaran planet di luar sana. Akan sangat disayangkan jika kita tidak membuka paling tidak setengah bagian dari telinga kita untuk sinyal yang mungkin saja dikirimkan untuk kita," tambahnya. (Dyah Arum Narwastu|Kompas)
0 komentar

Semut Gila Pemakan Alat Elektronik Serbu Amerika

Spesies semut invasif, Nylanderia fulva yang pertama kali ditemukan di Houston, Texas pada 2002, menyebabkan masalah besar bagi penduduk empat negara bagian AS di sekitar Teluk Meksiko.

Semut Gila Pemakan Alat Elektronik Serbu Amerika

 
Pasalnya, makhluk kecil ini ternyata sangat rakus dan hampir memakan apa saja serta meninggalkan jejak musnahnya benda yang dilewatinya. Selain memangsa ternak, semut yang dikenal juga dengan sebutan "semut cokelat gila", "semut berbulu gila" atau "semut raspberry gila" ini memakan peralatan listrik.

Luar biasanya, seperti dilansir redorbit (11/6), spesimen yang tidak tampak begitu berbahaya ini, kadang-kadang ditemukan dalam jumlah jutaan bersembunyi di bawah batu, di dalam komputer dan di tempat lain, serta melahap segala sesuatu yang disentuhnya.


Parahnya, semut gila ini sekarang telah menyebar hingga di 21 wilayah Texas dan 20 wilayah Florida, karena telah terbawa secara tidak sengaja oleh manusia. Begitu ekstremnya, serangga invasif tersebut memenuhi rumah,  dan merusakkan komputer, laptop, smartphone, dan satwa liar yang dipelihara warga.

Dijelaskan, semut gila cokelat tersebut sebenarnya spesies eksotik asli Amerika Selatan, khususnya Argentina dan Brasil. Pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja kontrol hama di Texas pada 2002, kemudian juga terlihat di Mississippi, Louisiana dan Florida. Di Florida, beberapa laporan muncul ketika Nylanderia fulva mengganggu wilayah Sunshine State sejak 1990-an hingga mengusir spesies semut lokal asli.

"Hama ini invasif dan menggusur semut api di daerah kami. Mereka juga mengurangi keragaman dan kelimpahan berbagai semut dan spesies antropoda lainnya," kata Edward LeBrun dari University of Texas.

"Mereka dapat dikontrol jika orang-orang lebih berhati-hati ketika melakukan perjalanan. Sehingga semut tidak menyebar ke daerah lainnya," tambahnya.

Ancaman terbesar dari hama semut ini adalah bagi peralatan elektronik. Menurut ABC News, semut gila telah menyebabkan kerugian lebih dari USD 146.5 juta atau sekira Rp 1,4 triliun atas kerusakan peralatan listrik dalam satu tahun saja di Texas. (JPNN)
0 komentar

Tikus Raksasa Mampu Deteksi Ranjau dan Bakteri TBC

Kendati tampak menjijikkan, ilmuwan telah menemukan rahasia baru yang mampu mengubah pandangan Anda terhadap tikus. Ilmuwan di Tanzania melaporkan tikus mampu mendeteksi infeksi bakteri tuberkulosis (TBC), dilansir Aljazeera, Senin 3 Juni 2013.

Tikus Raksasa Mampu Deteksi Ranjau dan Bakteri TBC
Bart Weetjens bersama salah satu tikus yang sudah dilatihnya, Tanzania, Afrika. (APOPO)

Peneliti-peneliti dari APOPO (Anti Persoonsmijnen Ontmijnende Product Ontwikkeling atau Anti Personnel Land Mines Detection Product Development) melatih tikus-tikus raksasa di Afrika untuk mengembangkan kemampuan mendeteksi penyakit TBC yang mematikan.

Hasilnya mencengangkan. Tikus-tikus itu telah menyelamatkan ribuan nyawa manusia di Tanzania, Afrika Bagian Timur.

Tikus-tikus besar itu tidak bertugas untuk menyembuhkan penyakit, namun para ilmuwan melatihnya untuk memiliki kemampuan mengendus dan mendetaksi infeksi bakteri TBC.


Menurut Bart Weetjens, pendiri APOPO, tikus-tikus itu dilatih untuk mengevaluasi sampel air liur pada manusia hanya dalam waktu 10 menit.

"Sementara, seorang analis di laboratorium memerlukan waktu selama satu hari penuh untuk mendeteksi penyakit," kata Weetjens.

Weetjens menjelaskan, tikus-tikus itu dilatih untuk mengevaluasi air liur manusia dengan cara memakan kacang yang sudah dilumuri air liur.

Jika dalam waktu 10 menit tikus itu menggaruk-garuk kakinya, itu menandakan manusia telah terinfeksi TBC," ungkap Weetjens.

Sampai saat ini, TBC telah membunuh orang lebih banyak dibandingkan beberapa penyakit lainnya, termasuk infeksi HIV. Cara diagnosa penyakit terbaru ini cukup murah, akurat, dan mendapatkan hasil yang sangat cepat.

"Tikus-tikus bekerja sangat baik. Tikus tersebut telah membantu klinik-klinik lokal mempercepat pendeteksian seseorang mengidap TBC. Saat ini, jumlah orang-orang yang terinfeksi telah meningkat 30 persen," ujar dokter di klinik lokal di Tanzania.

Sebelumnya, APOPO juga telah melatih tikus-tikus besar asli Afrika untuk mendeteksi ranjau darat. Hewan-hewan menjijikkan itu dilatih untuk mendeteksi bau bahan peledak.

"Saya pikir, sudah saatnya tikus dianggap sebagai hewan pahlawan," ujar Bart Weetjens. (Viva)
0 komentar

Bagaimana jika Asteroid 2012 DA14 Hantam Bumi?

Asteroid 2012 DA14 akan melintas di dekat Bumi pada Sabtu (16/2/2013) dini hari waktu Indonesia. Wilayah Indonesia adalah wilayah terbaik untuk menyaksikan asteroid ini.

Bagaimana jika Asteroid 2012 DA14 Hantam Bumi?


Pihak Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) memastikan bahwa asteroid sebesar Gedung Putih ini takkan menghantam Bumi. Namun, bila mau berandai-andai, apa yang akan terjadi bila asteroid ini menghantam planet kita?

Asteroid 2012 DA14 diperkirakan berdiameter 150 kaki (45 meter) dengan bobot estimasi sebesar 140.000 ton.

"Bila asteroid sebesar itu menghantam Bumi, ia bisa menghasilkan energi ledakan setara 2,4 juta ton ledakan TNT, 180 kali lebih kuat dari kekuatan ledakan bom atom yang menghancurkan Hiroshima," tulis astronom NASA, Don Yeomans, di New York Times, seperti dikutip Livescience, Selasa (12/2/2013).


Ukuran 2012 DA14 memang tidak sebesar asteroid yang menjadi penyebab kepunahan dinosaurus, Chicxulub Asteroid. Namun, ia tetap dapat menimbulkan kerusakan serius.

Kerusakan terjadi akibat ledakan asteroid di udara yang disebabkan oleh gesekan asteroid dengan atmosfer bumi. Gesekan tersebut menyebabkan batu itu menjadi sangat panas dan akhirnya meledak. Ledakan yang hebat menciptakan embusan angin dan gas panas yang intens, yang mampu menghancurkan seluruh materi organik yang ada di daratan.

Hal tersebut pernah terjadi di Sungai Tunguska, Siberia, pada tahun 1908. Ukuran asteroid yang diperkirakan sama dengan asteroid 2012 DA14.

Contoh lainnya, ledakan asteroid di Kabupaten Bone, Indonesia, dengan energi ledakan setara 55 kiloton TNT pada tahun 2009. Berdasarkan laporan NASA, pada saat itu ukuran asteroidnya diperkirakan berdiameter 5-10 meter.

"Dampak yang diakibatkan oleh tumbukan asteroid tidak akan menyebabkan malapetaka yang akan menghancurkan seluruh dunia. Akan tetapi, ia mungkin bisa menjadi sebuah bencana regional," ujar Yeomans.

Bumi memang akan terus bertumbukan dengan asteroid. Namun, tumbukan sepertinya tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

NASA telah memetakan 90 persen lintasan dari berbagai benda asing di dekat Bumi, yang dapat menghancurkannya. Sejauh ini mereka tidak menemukan satu pun potensi tabrakan yang akan terjadi di masa yang akan datang. 


Kompas
0 komentar

Fenomena Rainbow Fire Terlihat Di Langit Ambon

TANPA ada angin dan hujan, Jumat (15/2/2013) terlihat jelas sebuah Fenomena Alam yang dikenal dengan Rainbow Fire di atas awan sekitar Mako Lantamal IX Ambon.

Fenomena Alam terlihat dari Lantamal IX Ambon
Fenomena Alam terlihat dari Lantamal IX Ambon

Fenomena ini hanya terjadi sekitar 10 menit, sehingga tidak banyak orang yang dapat melihatnya. Fenomena Rainbow Fire adalah fenomena yang sangat jarang terjadi, yaitu muncul hanya pada saat matahari sedang tinggi yang membuat sinarnya melewati awan cirrus yang tinggi yang berisi Kristal - kristal es.


Ketika Fenomena ini muncul, dengan cepat beberapa personel Lantamal IX mengambil gambar dengan ponselnya masing - masing.

Kemunculan Fenomena ini menimbulkan decak kagum bagi mereka yang melihatnya. Kejadian ini sangat menarik karena pelangi muncul pada saat matahari terbit dengan cerah, pelangi menyatu dengan awan putih, sehingga dapat terlihat corak warna – warni yang indah dan menarik.

Wadan Lantamal IX Kolonel Laut (P) B. Ken Tri Basuki, Asrena Danlantamal IX Kolonel Laut (S) Sigit Agung Wibowo yang didampingi Komandan KRI Sura – 802 dan Komandan KRI Pandrong – 801 sangat terkesan akan munculnya Fenomena ini.
0 komentar

Asteroid DA14 melintasi langit Indonesia

Asteroid 2012 DA14 dengan aman melewati bagian dalam cincin satelit cuaca dan telekomunikasi Bumi pada Jumat, melintas pada ketinggian 17.500 mil di atas Indonesia, demikian laman resmi NASA.

 
Asteroid DA14 melintasi langit Indonesia

Asteroid berukuran sekitar separuh lapangan sepak bola itu melintas pada jarak yang paling dekat dengan Bumi dibandingkan dengan jarak obyek-obyek dekat-Bumi berukuran serupa yang pernah melintas.

Pada hari yang sama, batu luar angkasa yang ukurannya jauh lebih kecil melewati bagian tengah Rusia, membuat jendela-jendela bergetar dan menyebabkan sekitar 1.200 orang terluka.


"Ada dua kejadian langka tentang obyek dekat-Bumi yang mendekati Bumi pada hari yang sama. Ini kebetulan belaka," kata ilmuwan NASA, Paul Chodas, seperti dikutip Reuters.

Asteroid 2012 DA14 melewati Bumi dengan kecepatan delapan mil per detik. Dengan kecepatan itu, sebuah benda berukuran sama bisa menabrak Bumi dengan kekuatan setara sekitar 2,4 ton dinamit.

"Bagus asteroid ini tidak menabrak kita, karena kalau itu sampai terjadi kita tak bisa berbuat apa-apa kecuali melakukan evakuasi, dan itu tidak mudah karena lokasi yang akan terdampak tidak pasti," kata Paul Dimotakis, profesor aeronautika dan fisika terapan dari Institut Teknologi California di Pasadena, Amerika Serikat.


Sumber : antara
0 komentar

Cumi-cumi Laut Terbukti Bisa Terbang

Cumi-cumi laut ternyata hebat. Tak cuma mampu terbang hingga jarak 30 meter, cumi-cumi ini juga punya kecepatan terbang mengalahkan pelari maraton.

Cumi-cumi Laut Terbukti Bisa Terbang

Jun Yamamoto, ilmuwan dari Hokkaido University, mengungkap bahwa cumi-cumi mampu terbang dengan menyemprotkan air dengan tekanan tinggi sehingga tercipta daya dorong. Setelah "take off", cumi-cumi laut itu membuka sirip dan mulai meluncur.

Pengukuran ilmuwan menunjukkan, cumi-cumi bisa terbang hingga kecepatan 11,2 meter per detik. Ini mengalahkan pelari maraton, Usain Bolt, peraih medali emas dalam Olimpiade yang lari dengan kecepatan 10,31 meter/detik.


"Selalu ada saksi dan rumor yang mengatakan bahwa cumi-cumi terlihat terbang dan sekarang kami bisa membuktikan kebenarannya," ungkap Yamamoto seperti dikutip AFP, Kamis (7/2/2013).

Yamamoto menemukan fakta tersebut dengan menguntit kawanan terdiri dari 100 cumi-cumi laut di barat laut Pasifik, 600 km timur Tokyo, pada Juli 2011. Cumi-cumi dijumpai terbang saat kapal peneliti mendekat. Perilaku terbang terkait dengan upaya melarikan diri dari predator.

"Sekali mereka meluncur dari air, mereka melebarkan sirip dan lengannya. Saat mereka mendarat di air, sirip kembali dilipat seperti semula untuk meminimalisasi tumbukan," ungkap Yamamoto yang berhasil mengabadikan foto cumi-cumi saat terbang.

Cumi-cumi laut rata-rata berada di udara selama 3 detik. Perilaku terbang mungkin saja bisa membuat cumi-cumi lepas dari predator air, tetapi bisa membuatnya rentan serangan burung laut. (Kompas)
0 komentar

2 Kejadian Alam yang Konon Akan Melanda Bumi Pada21-12-12

Selain isu ramalan Suku Maya tentang kiamat yang dipercaya banyak orang. Ada pula isu ilmiah yang kabarnya juga akan terjadi di tanggal 21 Desember. Kejadian alam ini pun bahkan juga mampu mengancam kelangsungan kehidupan manusia.

2 Kejadian Alam yang Konon Akan Melanda Bumi Pada21-12-12


Ibtimes, Rabu (19/12/2012) ketakutan mengenai munculnya kiamat 2012 ini, juga muncul akibat dua isu akan datangnya persitiwa alam seperti badai Matahari raksasa dan kesejajaran planet-planet di tanggal 21 Desember 2012.

Fenomena badai Matahari atau Corona Mass Injections (CME), disebut-sebut akan terjadi yang menimbulkan gangguan terhadap kehidupan di planet, termasuk Bumi. CME ini akan menyebarkan angin surya dan medan magnetik ke seluruh penjuru di luar angkasa, sehingga jika dalam intensitas besar mampu merusak tenaga listrik, sistem navigasi GPS, dan komunikasi.


Sementara untuk kesejajaran planet-planet di sistem Tata Surya atau syzygy dalam bahasa astronominya, kabarnya akan membuat Bumi menjadi sepenuhnya gelap gulita. Akan ada tiga planet yang berada dalam garis lurus sehingga memengaruhi kestabilan planet.

Dengan demikian, konon, akan ada saling tubruk antara benda luar angkasa atau antar planet. Dan dampak lainnya gempa bumi, letusan gunung api serta perubahan kutub dan sumbu planet bisa terjadi di Bumi.



Sumber : Info Spesial
0 komentar

2028 Dunia Akan Berakhir Jika Manusia TIdak Merubah Pola Hidupnya

"Tidak ada yang radikal tentang hal yang kita bicarakan," tutur jurnalis dan aktivis perubahan iklim Bill McKibben di hadapan 1.000 orang di University of California Los Angeles kemarin malam. "Orang yang radikal bekerja untuk perusahaan minyak."

2028 Dunia Akan Berakhir Jika Manusia TIdak Merubah Pola Hidupnya

Pernyataan seperti itu mungkin terdengar berlebihan bagi kebanyakan orang Amerika. Namun, siapa pun yang mengikuti penuh kuliah McKibben akan tahu dia tidak berlebihan.

McKibben berada di Los Angeles sebagai bagian dari tur nasionalnya, "Do the Math". Berdasarkan artikel terbarunya di Rolling Stone, ("Dengan Justin Bieber sebagai model sampulnya," canda McKibben) acara itu pada dasarnya adalah sebuah rangkaian kuliah yang didasarkan pada premis tunggal: perubahan iklim adalah matematika sederhana — dan hasil perhitungan tidak terlihat baik. Jika para pemimpin dunia tidak segera mengambil tindakan: "Planet ini akan hancur."


Matematika iklim, McKibben menjelaskan, bekerja seperti ini. Pemimpin dunia baru-baru ini mencapai suatu perjanjian internasional yang didasarkan pada pemahaman ilmiah bahwa kenaikan suhu global 2 derajat Celsius akan menimbulkan bencana bagi masa depan umat manusia.

Untuk mencapai temperatur global yang mengkhawatirkan itu, bumi melepaskan 565 gigaton karbon dioksida ke atmosfer. Inilah masalahnya: perusahaan bahan bakar fosil saat ini memiliki 2.795 gigaton karbon dioksida dalam cadangan bahan bakar mereka — dan bisnis mereka tergantung pada bahan bakar yang dipasarkan dan digunakan. Pada tingkat konsumsi saat ini, dunia akan melewati ambang batas 565 gigaton dalam waktu 16 tahun.

Untuk mencegah kiamat, industri yang paling menguntungkan dalam sejarah umat manusia justru perlu ditutup.

"Malam ini," kata McKibben, "kita akan mencecar industri bahan bakar fosil."

Bukan hal yang mudah. Industri minyak memberikan keuntungan tahunan sebesar $137 miliar (sekitar Rp1,3 kuadriliun) dan kekuasaan politik. McKibben mencatat, "perusahaan minyak patuh hukum karena mereka bisa mendikte hukum."

Namun, ada beberapa angka yang menguntungkan McKibben. Jajak pendapat terbaru menunjukkan 74 persen orang Amerika sekarang percaya pada perubahan iklim, dan 68 persen menganggap itu sebagai sesuatu yang berbahaya. Masalah yang dihadapi aktivis lingkungan adalah bagaimana menerjemahkan angka-angka itu menjadi tindakan nyata.

Munculah  "Do the Math."

Menggunakan popularitas McKibben sebagai seorang penulis, kegiatan kuliah diubah menjadi mesin politik. Sebelum mengadakan kuliah umum, Do the Math dengan cerdas bekerja sama dengan kelompok-kelompok lingkungan setempat. Sebelum perkuliahan McKibben dimulai, kelompok-kelompok ini diperbolehkan naik ke atas panggung dan berbicara tentang isu-isu setempat yang perlu diperjuangkan.

Informasi kontak dikumpulkan untuk menjaga penonton selalu mengetahui upaya terbaru tentang isu-isu tersebut. Para penonton ternyata tidak hanya menjadi pendengar kuliah McKibben, mereka tiba-tiba menjadi bagian dari gerakan lokal lingkungan mereka.

Ini adalah strategi cerdas, dan penting — karena masalah perubahan iklim hampir secara eksklusif bersifat politis. Antara energi yang dapat diperbaharui dan teknik yang lebih efisien, teknologi sudah ada untuk mencegah bencana pemanasan global.

Meskipun penerapannya di Amerika Serikat masih tertinggal, teknologi itu sedang digunakan dalam skala massal di negara-negara lain. Di Cina dengan populasi miliaran dan kesenjangan kekayaan yang luar biasa, 25 persen negara itu masih menggunakan panel surya untuk memanaskan air. Jerman — negara dengan perekonomian kuat di Eropa — selama hampir satu dekade, berhasil mendapatkan setengah energi dari sumber yang berkelanjutan.

Hal yang sama bisa terjadi di Amerika asalkan negara itu memiliki kemauan untuk mewujudkannya. Menurut McKibben, kunci untuk mewujudkan tujuan itu adalah dengan memerangi industri bahan bakar fosil dari akarnya.

Untuk memulainya, dia menyerukan pembebasan global dari perusahaan bahan bakar fosil. "Kami meminta orang-orang yang percaya pada masalah perubahan iklim untuk menghentikan mencari nafkah dari itu. Sama seperti dengan gerakan pembebasan apartheid di Afrika Selatan, kita harus mengeliminasi perusahaan minyak yang dianggap terhormat. "

Melanjutkan aksi protes terhadap proyek-proyek energi yang tidak berkelanjutan juga akan sangat penting. McKibben akan berada di Washington, D.C. pada 18 November untuk memimpin unjuk rasa menentang perubahan iklim dan Keystone Pipeline. "Kita tidak bisa lagi hanya berasumsi bahwa Presiden Obama akan melakukan segala yang dijanjikannya selama kampanye. Kita perlu mendorongnya. "

"Saya tidak tahu apakah kita akan menang. Namun, saya tahu kita akan berjuang.”



Sumber : Yahoo
0 komentar

Ilmuwan Temukan Meteorit Seberat 300 Kg

Geolog asal Polandia berhasil menemukan meteorit seberat 300 kg lewat penggalian. Meteorit itu ditemukan di kedalaman 2 meter dari permukaan tanah di Morasko Meteorite Reserve, sebelah utara kota Poznan, Polandia.  

Meteorit seberat 300 kg ditemukan di Morasko Meteorite Reserve, Polandia. Meteorit ini adalah yang terbesar di Eropa Timur.
Meteorit seberat 300 kg ditemukan di Morasko Meteorite Reserve, Polandia. Meteorit ini adalah yang terbesar di Eropa Timur. (foto : kompas.com)

Meteorit yang ditemukan memiliki bentuk menyerupai kerucut, kaya kandungan besi, dan sedikit nikel. Dengan diameter sekitar 2 meter, meteorit tersebut menjadi yang terbesar yang pernah ditemukan di Eropa Timur.

Andrzej Muszynski, profesor geologi yang terlibat penemuan ini, mengatakan bahwa Meteorit itu bisa menjadi kunci bagi ilmuwan untuk mengetahui komposisi inti Bumi.

"Kita tahu bahwa inti Bumi terdiri atas besi, tapi kita tak bisa mempelajarinya. Sekarang kita punya tamu dari luar angkasa yang punya struktur sama dan lebih mudah diteliti," paparnya seperti dikutip AFP, Kamis (1/11/2012).


Lebih lanjut, Muszynski mengatakan, "Meteorit ini bisa memperluas pengetahuan kita tentang asal-usul alam semesta."

Wojciech Stankowski dari Adam Mickiewicz University di Poznan, yang juga ikut meneliti, mengatakan bahwa meteorit itu jatuh ke Bumi sekitar 5.000 tahun yang lalu.

Mengungkapkan kisah saat penggalian, Muszynski mengatakan, "Kami merasa seperti menemukan emas, kami sangat terkesan. Kami bahkan tak berpikir untuk makan, kami terus menggali."

Morasko Meteorite Reserve merupakan situs yang terdiri atas 7 kawah. Kawah terbesar punya diameter 100 meter dan kedalaman 11 meter. Ilmuwan percaya, situs itu terbentuk saat sebuah meteor menghantam Bumi 5.000 tahun lalu.

Sejauh ini, ilmuwan telah menguak keberadaan banyak meteorit di Morasko Meteorite Reserve. Jika ditotal, maka berat meteorit yang ditemukan mencapai 1.500 kg. Ilmuwan berencana akan terus melanjutkan penelitian di situs itu. 



Sumber : Kompas
0 komentar

Ilmuwan Berhasil Menemukan Letak Terompet Malaikat Isrofil

Sekitar tahun 2005 silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.

Ilmuwan Berhasil Menemukan Letak Terompet Malaikat Isrofil
Beginilah bentuk cosmos jagat raya yang ditemukan oleh saintis, berbentuk terompet. Semakin kearah ujung "terompet" (sebelah kanan) maka semakin banyak galaksi dan bisa diamati.


Dengan menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet..!!

Di mana pada bagian ujung belakang wilayah “terompet” alam semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable)


Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Abu Hurairah ra berkata :

Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy (Singgasana kekuasaan) menantikan bilakah ia diperintah”.

Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?”

Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.”

Saya tanya : “Bagaimana besarnya?”

Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali.

Tiupan pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan).

Tiupan kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan).

Tiupan ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya.

Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuknya laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang–orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

Akhir dari pangkal "terompet" (sebelah kiri) di alam semesta ini tidak terbatas panjangnya dan sangat sempit. Hal ini membuat para saintis semakin tidak bisa mengamati dan menyelidikinya.


Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah).

Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bagaikan rama-rama (kupu-kupu) yang hidup di tengah-tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.

Satu lagi contoh dari banyaknya bukti tentang kebenaran Kitab Suci akhirnya terkuak. Contohnya seperti dalam Al-Qur’an yang menyebutkan bahwa janin berkembang dengan tiga fase, yang akhirnya menjadi patokan bidang kedokteran di seluruh dunia.

Juga, bahwa matahari dan semua benda langit bergerak tanpa kecuali yang pada masa dahulu disangkal oleh para ilmuwan ternyata juga ada di dalam Al-Qur’an dan masih banyak kebenaran lainnya yang manusia belum dapat menguaknya.

Perlu diketahui pula bahwa Nabi Muhammad bukanlah seorang saintis apalagi seorang astronomis, namun itu semua sudah ada di kitab yang berusia lebih dari 1.400 tahun yang lalu.

Bukti yang tadinya untuk akal manusia saja masih merupakan misteri. Kenapa dan apa yang dimaksud dengan terompet (sangkakala) malaikat Isrofil itu?

Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 :

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.” (An Naml 87)

Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak-anak jadi beruban dan setan-setan berlarian.”

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya?

Maha Besar dan Maha Benar Allah SWT dengan segala firmanNya. 



Sumber : forum Vivanews
0 komentar

Bola Mata Misterius Itu ternyata Milik Cumi-cumi Raksasa


Sebuah bola mata, seperti diberitakan pada artikel "Bola Mata Raksasa Misterius Ditemukan di Tepi Pantai", masih misterius, tak diketahui pemiliknya, hingga beberapa saat setelah penemuan.

Asisten profesor biologi dari Florida International University di Miami, Heather Bracken-Grissom, punya pendapat. Seperti diberitakan Discovery, Jumat lalu, ia mengungkapkan bahwa bola mata itu milik cumi-cumi raksasa.



Dan-Eric Nilsson dari Departemen Biologi Lund University baru-baru ini mendeskripsikan mata serupa dalam publikasi di jurnal Current Biology. Publikasi menyatakan, "Mata cumi raksasa mencapai 27 cm. Pemodelan menunjukkan, mata dirancang untuk melihat paus sperma."


Cumi-cumi raksasa bisa memiliki bola mata hingga sebesar bola. Bola mata itu memang mudah terlepas. Meski demikian, cumi-cumi ini mampu melakukan regenerasi bagian tubuhnya. Jadi, cumi-cumi yang kehilangan mata akan tetap hidup dan memiliki mata baru.

Bola mata raksasa yang ditemukan di pantai Florida itu kini ada di sebuah laboratorium di St. Petersburg. Bola mata itu disimpulkam milik cumi-cumi raksasa sebab karakter pupil dan lensa matanya yang identik dengan organ hewan itu. 
 
 
0 komentar

Bola Mata Besar Ditemukan di Pinggir Pantai

Sebuah bola mata besar ditemukan di Pantai Pompano, dekat Fort Lauderdale, Florida, pekan lalu. Adalah warga lokal, Gino Covacci, yang tak sengaja menemukan bola mata berwarna biru itu.

Bola mata misterius ditemukan di pantai Pompano, Florida
foto : antv
Merasa penasaran, dia membawa ke kantor observasi kelautan setempat. Namun, para ahli di sana kebingungan memastikan makhluk apa yang memiliki bola mata seperti ini.

Beragam spekulasi berkembang. Ada yang menyebut bola mata ini milik gurita laut dalam. Tapi, spekulasi ini ditepis, karena gurita adalah hewan tak bertulang belakang. Padahal, di sekitar bola mata ditemukan tulang.

Ada juga yang menyebutkan bola mata ini milik ikan todak raksasa. Tapi, lagi-lagi, tak ada ahli maritim yang dapat memastikannya.

Hingga kini belum diketahui makhluk apa yang memiliki bola mata sebesar itu. Lihat videonya di link ini



Sumber : Viva
0 komentar

Subhanallah!, Bakteri Ini Mampu Menghasilkan Emas Murni 24 Karat!

Dunia kita sedang terancam resesi global lagi. Semua ini karena ada guncangan dalam zona mata uang EURO, yang berawal dari gagalnya Yunani sebagai salah satu negara anggota Zona EURO yang gagal membayar hutang.



Negara anggota zona EURO lain yang konon juga terancam gagal bayar adalah Italia. Pokoknya sekarang banyak negara maju yang jadi terancam bangkrut. Presiden Obama saja kewalahan mengatur keuangan Amerika Serikat yang juga goyah.

Nah, daripada negara-negara yang utangnya bejibun (termasuk RI) minta bantuan IMF yang ujung-ujungnya makin bikin pusing bayar bunganya, lebih baik bikin solusi instan yang bikin cepat kaya dan bisa menghapuskan hutang dalam tempo singkat,


Ya...solusinya adalah bakteri Cupriavidus metallidurans. kok bakteri? Bakteri ini bukan sembarangan bakteri, karena ia mampu mengubah bahan berbahaya menjadi emas murni 24 karat!

Emas yang Anda lihat di foto di atas tidak ditemukan di sebuah sungai atau tambang. Ini diproduksi oleh bakteri yang, menurut para peneliti di Michigan State University, dapat bertahan hidup di lingkungan yang ekstrim dan beracun dan menciptakan emas 24-karat. Emas murni.

Subhanallah!



Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/10/no-hoax-bakteri-ini-mampu-menghasilkan.html
0 komentar

Ditemukan Planet Baru Sebagian Besar dari Berlian

Sebuah tim peneliti AS-Perancis menemukan planet baru berukuran dua kali lebih besar dari Bumi dan sebagian besar planet ini terdiri dari berlian.

Planet Berlian
Ilustrasi Planet Berlian (images : jelajahunik.us)
 
Planet baru yang kemudian dinamai '55 Cancri e' itu, mengorbit bintang seperti matahari di gugus bintang Cancer dan bergerak sangat cepat. Satu tahun planet ini setara dengan hanya 18 jam di Bumi.

Planet ini diyakini memiliki kepadatan yang sama dengan Bumi. Padahal sebelumnya, planet dengan kandungan berlian yang besar dianggap lebih padat ketimbang Bumi. Tetapi suhu planet ini luar biasa panas dengan temperatur permukaannya mencapai 1.648 derajat Celcius.


"Permukaan planet ini terdiri atas grafit dan berlian, bukan air dan granit," kata peneliti asal Universitas Yale, AS, Nikku Madhusudhan.

Dalam studi yang dilakukan Madhusudhan dan Olivier Mousis dari Institut Penelitian Astrofisikan dan Planetologi, Toulouse, Perancis itu menyimpulkan sepertiga massa planet itu adalah berlian. Sepertiga massa planet ini setara dengan tiga massa Bumi.

Planet-planet berlian sudah pernah terlihat sebelumnya namun inilah kali pertama sebuah planet berlian mengelilingi bintang semacam matahari dan diteliti lebih detil.

"Ini adalah penelitian pertama kami terhadap sebuah planet berbatu yang pada dasarnya memiliki struktur berbeda dengan Bumi," Madhusudhan menambahkan.

Madhusudhan melanjutkan penemuan planet yang kaya karbon berarti planet-planet karang yang jauh tak bisa lagi diasumsikan memiliki kandungan kimia, interior, atmosfir atau kandungan biologi yang mirip Bumi.

Sementara itu, pakar astronomi Universitas Princeton, David Spergel mengatakan penelitian atas struktur dasar dan sejarah sebuah planet menjadi mudah jika massa dan usia planet itu diketahui.

"Planet-planet ini jauh lebih rumit. Planet berlian ini adalah salah satu contoh kekayaan alam semesta yang sewaktu-waktu bisa ditemukan saat kita mengeksplorasi planet-planet di sekitar bintang terdekat," kata Spergel.

Kata-kata "dekat" adalah konsep yang sangat relatif dalam astronomi. Sebagai contoh, planet baru ini berjarak 40 tahun cahaya atau sekitar 230 triliun mil dari Bumi.



Sumber : Jelajah Unik
0 komentar

Schiermonnikoog, Pulau Unik yang Dapat Berpindah Tempat

SCHIERMONNIKOOG adalah sebuah pulau kecil di lepas pantai Belanda yang terus bergerak ke selatan dan timur karena efek kombinasi angin laut saat ini. Alhasil, pulau ini seperti bisa berpindah tempat.

Pulau Schiermonnikoog
Pulau Schiermonnikoog (foto :http://palingseru.com)

Pada 762 tahun yang lalu, Pulau Schiermonnikoog berada 2km ke utara dari posisinya saat ini. Pulau ini sebenarnya tidak benar-benar bergerak, laut mengikis pulau di satu sisi yang menyebabkan pulau memiliki bentuk yang sedikit berbeda setiap harinya.

"Schiermonnikoog", nama ini berasal dari para biarawan yang dulu tinggal di pulau. "Monnik" berarti biarawan dan "Schier" adalah sebuah kata kuno yang berarti abu-abu, mengacu pada warna yang biasa digunakan para biarawan, ‘Oog” diterjemahkan sebagai pulau sehingga jika digabungkan,Schiermonnikoog dapat berarti ‘pulau para biarawan abu-abu”.


Pulau kecil berukuran 16km dengan lebar 4km ini merupakan situs taman nasional pertama di Belanda. Satu-satunya desa yang ada di pulau ini disebut dengan nama yang sama, yaitu Schiermonnikoog, dengan penduduk sekira 1.000 orang yang tinggal secara permanen.

Pariwisata menjadi sumber pendapatan utama pulau ini. Ffasilitas yang tersedia di sini, berupa perkemahan, dermaga untuk kapal ferry, pelabuhan untuk kapal-kapal kecil, 15 hotel, ratusan villa, dan apartemen, seperti dilansir AmusingPlanet, Selasa (2/10/2012).

Setiap tahunnya pulau ini dikunjungi oleh 300.000 orang. Jika Anda ingin berjalan-jalan menggunakan mobil di pulau ini, Anda akan merasa seperti di jalan bebas mobil, karena di pulau ini hanya terdapat 200 buah mobil.





Sumber : Paling Seru
0 komentar

Misteri UFO Warna-warni di Inggris Terpecahkan

Tanggal 23 Agustus 2012, pemandangan yang langka terlihat di atas langit daerah Leicestershire, Inggris. Puluhan orang melaporkan bahwa mereka melihat lampu misterius yang melayang di langit.

 Penampakan benda melayang di Moskwa, Rusia tahun 2011 yang ternyata sebuah pesawat kecil tanpa awak berkamera.
Penampakan benda melayang di Moskwa, Rusia tahun 2011 yang ternyata sebuah pesawat kecil tanpa awak berkamera.
 
Benda yang menyerupai lampu melayang tersebut setidaknya terdiri dari tiga warna dan hanya diam tidak bergerak. Jaraknya mungkin sangat jauh sehingga tampak sangat kecil dibandingkan dengan pesawat terbang atau helikopter.

Sekelompok peneliti lokal dari Leicestershire UFO Research Society kemudian langsung dikirim ke tempat kejadian. Mereka melaporkan bahwa beberapa saksi yang berada di daerah tersebut melihat benda terbang yang aneh melayang di atas wilayah Barwell dan Burbage. Para saksi mata juga mengatakan bahwa obyek yang melayang tersebut memiliki lampu yang bewarna biru, merah, putih, dan bergerak dengan aneh.


Setelah satu minggu melakukan penelitian, kelompok penggemar UFO lokal di daerah tersebut menyimpulkan bahwa sebenarnya benda yang melayang tersebut adalah sebuah model quadcopter yang diterbangkan sekelompok penggemar aeromodeling sore hari itu, dari sebuah taman. Begitulah penjelasan yang ditulis dalam website mereka.

Graham Hall, juru bicara kelompok tersebut, mengatakan, "Kami menginformasikan bahwa obyek yang menjadi perbincangan beberapa waktu ini adalah sebuah model quadcopter. Quadcopter merupakan model dari helikopter dengan empat rotor kecil yang dibentuk menyerupai salib. Benda ini disertai dengan lampu terang dan terlihat sangat aneh karena mereka berputar dan melintas di langit pada malam hari."

Ini bukanlah pertama kalinya sebuah pesawat kecil telah disalahartikan oleh yang melihatnya sebagai UFO. Beberapa tahun yang lalu, di Moskwa, Rusia, juga tampak sebuah benda yang melayang di langit, yang disinyalir sebagai sebuah UFO.

Penampakan yang berhasil direkam dalam sebuah video tersebut menyebabkan beberapa pihak bertanya-tanya, apakah benar bahwa para alien sedang mengamati aktivitas mereka. Foto yang lain lagi tersebar di web, berupa sebuah benda yang menyerupai angka delapan dengan lampu berwarna merah dan putih.

UFO di Moskow tadi kemudian diketahui adalah sebuah pesawat tanpa awak (drone) berkamera yang diluncurkan kantor berita Rusia, Ridus. Kamera ini diluncurkan dengan tujuan untuk mengambil foto udara dari sebuah pergelaran yang saat itu sedang berlangsung.

Drone dan quadcopter kini sudah menjadi hal yang umum dan berharga lebih murah bagi mereka yang sangat hobi menerbangkannya di daerah perkotaan. Maka dari itu, diperkirakan akan ada lagi laporan-laporan tentang UFO yang salah di tahun-tahun mendatang. 



Sumber : Kompas
0 komentar

Ini Dia Gunung Tertinggi Di Dunia Yang Sebenarnya

Dalam pelajaran geografi di sekolah kita sering mendapat informasi bahwa gunung tertinggi di dunia adalah gunung Everest atau Mount Everest di Nepal. Benarkah demikian? Ternyata ini tidaklah sepenuhnya benar! Apa alasannya? Kalau tidak benar, so gunung mana yang lebih tinggi dibandingkan Everest?
 

Sebelum kita menjawab benar atau salah, terlebih dahulu kita telaah dulu beberapa cara mengukur dan menentukan gunung tertinggi di dunia. Cara-cara tersebut adalah sbb:

1. Pengukuran dilakukan dari atas permukaan laut (from above sea level).
2. Pengukuran dilakukan dari dasar gunung (from its bottom/base).
3. Pengukuran dilakukan dari pusat bumi (from the center of the earth).

http://www.asalasah.blogspot.com/

Apabila cara pertama dilakukan, maka benarlah adanya bahwa Mount Everest adalah gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian dari permukaan laut adalah 8.848 meter, disusul kemudian gunung K2 di Kashmir/Xinjiang (8.611 meter) dan tertinggi ke-3 adalah Gunung Kangchenjunga di Nepal/India (8.586 meter).

http://www.asalasah.blogspot.com/

Apabila cara kedua dilakukan, maka Gunung Mauna Kea di Hawaii/USA merupakan yang tertinggi. Gunung ini menjulang dari dasar kedalaman Samudera Pasifik sepanjang 10,203 meter tetapi hanya setinggi 4.205 meter di atas permukaan laut.

http://www.asalasah.blogspot.com/

Dengan metode pengukuran ke dua ini Gunung Everest hanya berada di posisi ke-3 di bawah Gunung Denali (Mount McKinley) di Alaska dengan ketinggian antara 5,300-5,900 meters. Denali lebih tinggi dari Everest karena Everest berdiri di atas dataran tinggi Tibetan Plateau dengan ketinggian 5.200 meter, sehingga ketinggian dari dasar hanya 3.650 meter saja (total 8.848 meter).
 
 
Sumber : http://asalasah.blogspot.com/2012/08/gunung.tertinggi.di.dunia.yang.sebenarnya.html
0 komentar

Ikan Emas Terbesar Didunia

Ikan ini cuma ada di Taiwan dan ikan ini selain besar warnanya persis emas murni seluruh badan. Pemilik ikan ini adalah pengusaha kaya di Taiwan. Konon katanya siapapun uang memiliki ikan ini akan kaya mendadak.









Sumber : http://asalasah.blogspot.com/2012/08/foto-ikan-mas-terbesar-di-dunia.html
0 komentar
 
Support : Creating Website | T. Raflie Robi Sonata |
Copyright © 2013. Info Kita Saja - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Obyz Pharmacist
Proudly powered by Blogger